TikTok Uji Fitur Terbaru Repost

By Digitek

TikTok sudah mulai menguji fitur baru untuk berbagi konten. Matt Navarra, seorang konsultan media sosial, memposting di Twitter bahwa beberapa pengguna telah melihat tombol Repost baru di aplikasi TikTok mereka.

Menurut posting Matt Navarra, ketika pengguna mencoba membagikan video, tombol “Repost” yang baru juga ditampilkan sebagai opsi berbagi.

Saat ini, tampaknya ketika pengguna me-repost video, video tersebut tidak muncul di profil mereka.

Matt Navarra mengatakan bahwa video ini hanya dapat dilihat oleh followers. Saat ini, tombol Repost baru hanya tersedia untuk beberapa user saja.

Tidak ada informasi apakah TikTok secara khusus memilih pengguna untuk mengakses tombol Repost atau merilis fitur secara acak.

Cara Kerja Fitur Repost TikTok

Sejauh ini, belum dijelaskan bagaimana fitur tersebut bekerja dan dimana pengguna bisa memposting ulang video tersebut.

Tidak seperti Instagram dimana pengguna bisa me-repost foto atau video ke dalam Stories, TikTok belum memiliki fitur seperti itu.

Ada kemungkinan bahwa fitur repost tersebut bisa diluncurkan bersamaan dengan fitur seperti Stories, dan di situlah video TikTok yang di-repost bisa digunakan.

Itu adalah cara lain untuk meningkatkan klip yang disukai, dan membagikannya dengan semua followers sekaligus, dibanding mengirim setiap klip satu per satu.

Sepertinya menarik untuk melihat TikTok bereksperimen dengan fitur baru tersebut. Di sisi lain, sejumlah platform media sosial dan perpesanan sedang mempertimbangkan dampak negatif dari hal tersebut pada engagement mereka.

Twitter, misalnya, menghapus direct re-tweet sebagai opsi menjelang pemilihan AS tahun lalu. Tujuannya untuk memperlambat amplifikasi pesan politik dan misinformasi.

Data Twitter menunjukkan bahwa pendekatan tersebut berhasil dalam mendorong diskusi yang lebih bijaksana melalui tweet.

Sementara WhatsApp juga telah menerapkan aturan untuk membatasi redistribusi pesan untuk menghentikan penyebaran hoaks viral dan informasi yang salah seputar pandemi.

TikTok sendiri tidak selalu dikenal sebagai sumber utama misinfo dan kampanye hoax yang berbahaya. Mungkin tidak ada masalah jika mereka menambah opsi repost.

Saat ini, belum ada kabar kapan fitur tersedia untuk semua pengguna, ataukah tidak jadi didistribusikan. Untuk saat ini sepertinya terbatas karena masih dalam tahap pengujian. Jadi jangan heran jika kamu tidak melihatnya di Aplikasi TikTok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.