Ketakutan Mark Zuckerberg Atas Tiktok Jadi Nyata!

1 tahun lalu, by digitek

Tanggapan Mark Zuckerberg atas Tiktok

Yakin banget deh kalau kamu termasuk anak milenial! Pasti kamu bakal jadi saksi persaingan antara Facebook dan Tiktok.

Kita rasa sih kamu udah tau kalau aplikasi yang paling populer sekarang ini adalah aplikasi sosial media, dimana hampir setiap saat aplikasi sosial media yang selalu kamu buka di handphone mu. Entah itu Facbook, Instagram, atau YouTube sebagai 3 social media terpopuler saat ini.

Tapi perkembangan luar biasa juga bisa terlihat dari aplikasi video durasi pendek yang sekarang ini lagi viral banget. Apalagi kalau bukan Tik Tok, aplikasi yang bikin seorang Bowo Alpenliebe jadi trending beberapa waktu lalu.

Setelah kontroversi Bowo itulah Tiktok langsung pecah di Indonesia. Perkembangan aplikasi ini tidak disangka-sangka sebagai perkembangan paling cepat saat ini. Perkembangan yang signifikan dari aplikasi asal China ini bikin Facebook mulai ‘galau’.

Terus, apakah emang benar perasaan ‘galau’ Facebook ini akan jadi kenyataan? Gimana reaksi Mark Zuckerberg terhadap perkembangan yang ‘mengancam’ untuk Facebook? Lets check it out!

Facebook Galau karena Tiktok?

Kontroversi Tiktok vs Facebook

Perkembangan Tik Tok source Fossbyte

Facebook, sebagai salah pemimpin social media saat ini, juga pasti gigit jari khawatir melihat perkembangan Tiktok. Aplikasi jebolan Negeri Tirai Bambu ini berhasil mencetak rekor baru dalam sejarah dunia social media.

Gimana tidak, Tiktok didownload lebih dari 700 juta kalau selama tahun 2019. Meski masih kalah dari WhatsApp dengan torehan 800 juta download, Tiktok udah berhasil melibas Facebook dan Messenger!

Bahkan, aplikasi ini juga berhasil menggeser Instagram di aplikasi keempat terpopuler tahun ini. Ditambah lagi, Sensor Tower juga menyatakan kalau popularitas Tiktok naik stabil ke arah Top Apps Chart.

Hal ini menunjukkan bahwa Tik Tok adalah kompetitor yang horror buat Facebook! Padahal kalau kita tengok beberapa waktu lalu, aplikasi ini sempat jadi bahan cacian. Nggak sedikit yang merendahkan aplikasi ini karena konten yang nggak berkualitas.

Terus, kenapa Tiktok berkembang sangat cepat sehingga raksasa social media kayak Facebook harus mengambil tindakan antisipasi? Ternyata ada fakta yang jarang diketahui banyak user social media tentang aplikasi video ini!

Kenapa Tiktok Populer?

Kontroversi Tiktok vs Facebook

Tik Tok Konten Komedi source Walk the Chat

Popularitas Tiktok saat ini nggak bisa lepas dari sejarah panjangnya dalam dunia social media. Berawal dari aplikasi bernama Musical.ly tahun 2014 lalu, konsep penyusunan Tiktok mulai terlihat.

Musical.ly adalah aplikasi atau platform dengan fokus utama di video-lipsync. Setelah bersaing dengan Vidgram di tahun 2016 dan survive, Musical.ly diakuisisi oleh salah satu perusahaan social media China, yaitu ByteDance. Nggak tanggung-tanggung, perusahaan ini bersedia mengeluarkan US$ 1 Milyar!

Inilah awal mula popularitas Tik Tok! Fitur-fitur unggulan Musical.ly dilebur jadi satu dalam aplikasi ini. Database audio dan filter yang banyak banget, dilengkapi dengan fitur edit video cepat dan mudah jadi andalan aplikasi keren ini.

Jika dibandingkan dengan Instagram dan Snapchat, Tiktok lebih simple dan mudah dipahami. Tanpa skill editing pro aja, user udah bisa upload dengan kualitas yang keren abis.

Fitur ini mewakili jargon Tik Tok, yaitu “menyajikan kreativitas dunia langsung dari smartphone. Tiktok mempermudah semua orang jadi kreator, dan memberi fasilitas kreativitas dan passion mereka melalui video.”

Selain itu, Tik Tok juga punya segment yang benar-benar pas, yaitu remaja milenial! Konten-konten di platform ini nggak mungkin dinikmati oleh kalangan 30 ke atas. Artinya, Tik Tok unggul telak dari Instagram, Facebook, dan YouTube.

Apalagi boomingnya konten comedy yang selama ini terbentuk dari user yang kreatif! Kesegaran komedi yang cuman bisa dinikmati remaja inilah yang bikin mereka betah banget main Tiktok. Selain itu, fitur hashtag juga melekat dalam platform ini. Artinya, Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube harus bersaing keras dalam masalah ini.

Komentar Mark Zuckerberg

Kontroversi Facebook vs Tiktok Romantis

Mark Zuckerberg source Line Today

Tentu Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook juga nggak menutup mata tentang perkembangan Tiktok ini. Bahkan, fakta ini bikin dia ‘panas dingin’. Hingga akhirnya pada meeting besar Juli 2019 lalu, Mark membeberkan strategi untuk ‘menyandung’ perkembangan Tiktok.

Mark menuntut semua karyawan untuk bertindak cepat sebelum aplikasi asal Tiongkok ini tumbuh jadi raksasa. Fakta menunjukkan bahwa sebagian pasar dunia udah dikuasai Tiktok, terutama India yang menyumbang download aplikasi sebesar 44% saat ini.

Selain itu, aplikasi jebolan perusahaan Douyin China ini juga mendapat suntikan dana yang gede banget! Diketahui, Tiktok udah mencetak US$ 176,9 juta selma 2019. China sendiri menyumbang sekitar 78% pendapatan aplikasi ini.

Jika India aja udah dikuasai, negara-negara berkembang dengan statistik kalangan muda hits yang banyak juga siap jadi mangsa. Inilah yang dikhawatirkan oleh Mark. Akhirnya, keputusan kontroversial berupa penyerangan pasar akan dilakukan ke negara yang belum dimasuki Tiktok, Meksiko misalnya.

Masuk akal banget ya jika cara ini jadi pilihan pertama sebelum akhirnya harus bersaing di negara yang udah dikuasai Tiktok. Kebijakan dan keputusan ini didasarkan pada suatu fakta kalau Tiktok emang benar-benar aplikasi yang mudah dan bisa diterima oleh semua kalangan, terutama anak muda milenial.

Belum ada cara khusus yang spesifik yang diungkapkan oleh Mark Zuckerberg. Mungkin, pihak Facebook sendiri bakal mengulangi cara yang terbukti sukses untuk ‘menyingkirkan’ para kompetitor.

Berkaca dari sejarah, Instagram benar-benar berhasil ‘membunuh’ dan membungkam Snapchat dengan cara meluncurkan fitur tiruan. Bahkan, fitur tiruan itu punya kualitas yang lebih baik dari fitur asli yang dirilis Snapchat!

Atau bisa jadi, Facebook bakal berubah alur. Mengembangkan fitur baru seperti video pendek dengan efek yang luar biasa juga bisa jadi alternatifnya. Faktanya, fitur ini udah dirilis pada 2018 lalu, tapi masih belum ada fitur efek kayak punya Tiktok. Aplikasi ini dikenal dengan nama Lasso.

Lasso Akan Jadi Kompetitor Tiktok?

Kontroversi Facebook vs Tiktok Romantis

Lasso dari Facebook source Mobile Marketing Magazine

Sejak adanya konten kreatif dengan menampilkan model-model fashion China di Tiktok, nggak ada yang bisa menolaknya. Cuman dengan model cowok ganteng dan cewek cantik ini, Tiktok romantis menyebar kayak virus!

Bahkan, anak-anak hits Indonesia juga sepertinya mulai kena virus-virus ini. Dibuktikan dengan adanya konten yang meningkat dari sekedar ‘joget-joget’ menjadi konten yang bikin baper. Dan YouTube rame banget karena kaum-kaum bucin atau budak cinta ini. Terbukti, inilah salah satu cara populer di Tiktok!

Karena Lasso udah resmi dirilis Facebook dan kini udah mulai menyebar di Amerika dan Amerika Latin, konten-konten kreatif kayaknya bakal mendongkrak. Ditambah lagi, segment yang ditarget oleh Lasso ini juga sama persis dengan Tiktok, yaitu anak remaja milenial!

Tentu pattern kesuksesan Tiktok ini bisa ‘dijiplak’ langsung oleh Lasso. Apalagi, Tiktok masih belum menyentuh area-area ini. Jadi, mungkin aja sih Lasso bakal jadi thought leader buat generasi milenial disana sebelum Tiktok masuk.

Tapi kita nggak tau banyak tentang perkembangan dan efek Lasso buat para segment yang jadi targetnya sampai saat ini. So, kita masih belum bisa banyak berkata tentang kedua aplikasi ini secara head-to-head.

Kesimpulan

Apapun bidangnya, kompetisi dan kompetitor pasti ada. Nggak beda juga dengan social media. Dengan banyaknya user yang dimiliki oleh suatu social media, tentu nilai social media itu bakal lebih tinggi lagi.

Selain itu, makin populer suatu social media, peluang untuk monetisasi juga makin besar. Jadi nggak heran deh kalau bentar lagi bakal ada endorse atau iklan di Tiktok. Sementara ini, kita masih mengumpulkan bukti untuk menelusuri fakta endorse di Tiktok ini.

So, pastikan untuk subscribe email newsletter kita ya biar selalu update dan dapat info tentang endorse Tiktok ini.

Mungkin ini dulu deh pembahasan kita saat ini tentang persaingan Facebook karena Tiktok romantis ini. Jika kamu punya opini lebih lanjut dan detail tentang info kali ini, silahkan langsung isi kolom komen ya. Kita bakal pertimbangkan masukan dari kamu dan kita update artikel ini.

Masih banyak info yang bisa kamu gali seputar dunia Digital dan Teknologi yang terjadi saat ini. So, kepoin semua artikel kita ya biar kamu makin update!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *