Instagram Prioritaskan Konten Video, Siap Bersaing dengan TikTok

3 minggu lalu, by Digitek

Instagram Prioritaskan Konten Video

Sejak dirilisnya TikTok, aplikasi video pendek tersebut menjadi pesaing utama platform sosial media lainnya.

Buktinya, banyak jejaring sosial telah mengintegrasikan format yang sama dengan nama Shorts (YouTube) , Fleets (Twitter) atau Reels di Instagram .

Kejutan terakhir yakni Direktur Instagram mengatakan akan ada perubahan baru untuk memprioritaskan video. Tapi, pengguna masih bisa upload foto.

Ingin Lebih Fokus ke Video Pendek

Instagram Akan Lebih Memprioritaskan Video

Twitter/@mosseri

Dalam sebuah video yang diterbitkan pada hari Rabu, Adam Mosseri, direktur Instagram, mengumumkan bahwa platform sedang bersiap-siap untuk berputar dan beralih ke video pendek. Format yang bisa menarik generasi milenial.

“Orang-orang pergi ke Instagram untuk menghibur diri mereka sendiri, ada persaingan ketat dan ada hal-hal yang harus dilakukan,”. “Kita harus menerima itu, dan itu berarti perubahan.” Lanjut sang manajer.

Mosseri menjelaskan bahwa aplikasi milik Facebook berencana untuk menguji strategi baru. Salah satunya merekomendasikan video layar penuh kepada pengguna di feed mereka, bahkan dari akun yang tidak mereka ikuti.

“Kami juga akan bereksperimen dengan merangkul video lebih luas – video layar penuh, imersif, menghibur, untuk perangkat seluler,” jelasnya. “

Anda akan melihat kami melakukan sejumlah hal atau bereksperimen dengan berbagai hal di ruang ini selama beberapa bulan ke depan,” ungkap Mosseri.

Dan untuk memperjelas posisi perusahaan, Mosseri mengakhiri dengan kalimat yang terdengar seperti kalimat: “Kami bukan lagi aplikasi berbagi foto atau aplikasi berbagi foto persegi.”

Berita itu muncul setelah karyawan Instagram mengisyaratkan beberapa hari yang lalu bahwa platform tersebut dapat menambahkan bentuk monetisasi baru melalui ‘Eksklusif Story’.

Ini akan menjadi cerita yang hanya tersedia untuk followers konten kreator tanpa kemungkinan mengambil tangkapan layar.

Kami baru-baru ini mendengar tentang eksperimen Instagram dengan penambahan algoritmik di dalam feed utama.

Ide untuk mendasarkannya pada topik yang dapat dipilih pengguna tampaknya merupakan ide baru untuk platform.

Cara Menggunakan Instagram Reels

instagram reels

via Instagram

Aplikasi ini juga memiliki pengalaman video layar penuh untuk sementara waktu untuk konten yang diposting ke IGTV, Reels, dan Stories, tetapi Mosseri mengatakan perusahaan ingin “merangkul video secara lebih luas.”

Fitur mirip TikTok tersebut memungkinkan pengguna untuk berbagi video pendek. Fitur Instagram Reels hadir dengan sedikit mengubah tampilan muka Instagram.

Terdapat tambahan ikon Reels ditengah-tengah tab Home, Explore, Store dan Profile menggantikan ikon menambahkan konten ke feeds.

Sementara, ikon menambahkan feeds pindah ke sisi atas disamping ikon Notification dan Direct Messages.

Pesan yang dikirim Instagram jelas: tidak lagi ingin dianggap sebagai “aplikasi berbagi foto “, seperti yang dikatakan Mosseri. Tetapi beralih sebagai aplikasi hiburan umum yang berdasarkan algoritme dan video.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *