Virus Corona Wuhan Update! Facebook Ucapkan Minta Maaf?

1 tahun lalu, by digitek

virus corona

Jangan bilang kamu nggak pernah dengar nama Virus Corona! Virus yang sekarang lagi menghebohkan dunia ini adalah salah satu virus menular yang berbahaya! Sampai saat ini dipastikan udah ada lebih dari 20 ribu kasus penyebaran virus terjadi di China.

Cepatnya penyebaran virus ini nggak cuman terjadi di kehidupan nyata. Berita virus ini juga langsung viral di social media, terutama Facebook.

Tapi yang jadi perhatian publik sekarang adalah pernyataan Facebook, Google, dan Twitter yang mencoba menjelaskan kesalah pahaman yang terjadi tentang virus corona ini.

Pertanyaannya adalah apakah yang salah dengan Virus Corona yang beredar di social media itu? Kenapa sampai pihak sosial media meminta maaf dan berjanji akan menelusuri kasus ini?

Jangan sampai salah paham! Baca selengkapnya biar kamu mengerti apa yang sebenarnya terjadi ya.

Virus Corona: Konspirasi Sosial Media

Pernah dengar nggak issue kalau ada obat yang bisa menyembuhkan virus Corona di social media?

Beberapa hari belakangan ini emang media social lagi gempar banget tentang virus Corona, terutama di Amerika. Gara-gara ulang tangan-tangan nggak bertanggung jawab, pemerintah dan petugas kesehatan Amerika kehilangan trust dari masyarakat.

Tentu trigger pertamanya adalah adanya fake news atau hoax yang tersebar di social media dan platform social kayak Reddit dan Weibo. Ada tangan-tangan nggak bertanggung jawab yang menyebarkan berita hoax tentang virus mematikan yang satu ini.

Bahkan kalau kamu ikuti berita di luar negeri, Facebook jadi salah satu social media yang bertanggung jawab atas cepatnya penyebaran hoax ini. Coba deh lihat posting di bawah ini.

Virus Corona Penyebarannya di Facebook dan Social Media

Virus Corona Misinformasi dari Facebook

Tau sendiri kan kalau ternyata nggak cuman di Amerika aja. Di Indonesia juga udah tersebar hoax tentang virus asal Wuhan ini. Bahkan, Kominfo juga udah kasih cap kalau informasi ini cuman misinformasi atau hoax.

Itu bukan satu-satunya contoh yang bisa kamu lihat. Ngerinya, beberapa post di Facebook juga ngomong kalau Virus Corona udah ada obatnya. Jadi, kalau kamu terkena Corona, cukup minum pemutih baju, sembuh seketika!

Kalau aku sih, berita ini nggak masuk akal sama sekali! Bukannya sembuh, masuk rumah sakit gara-gara keracunan iya!

Gara-gara inilah Facebook harus bekerja keras menghapus semua hoax ini. Dengan sigap, Facebook langsung bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk the Association Press dan AFP, untuk melakukan pengecekan rumor ini.

Instagram juga nggak tinggal diam. Hashtag-hashtag yang berhubungan dengan virus ini akan langsung dibersihkan. Pihak Facebook juga memastikan kalau nggak bakal ada lagi masalah kayak begini yang akan datang di masa depan.

Tapi anehnya, Reddit justru diam aja. Dalam Term of Service nya, Reddit nggak menjelaskan secara spesifik tentang hoax atau misinformasi. Tapi karena pentingnya issue ini, akhirnya pihak Reddit memberi fitur untuk langsung berinteraksi dengan ahli virus Corona terkait masalah ini.

Fakta Penyebaran Virus Corona di Amerika

Corona virus emang dikenal punya kemampuan dalam penyebaran. Cuman butuh waktu 2 bulan aja, virus ini udah meluluh lantakkan orang China. Sampai-sampai kota asal virus ini, Wuhan, kini masih terisolir.

Kayak info yang kita terima dari beberapa media internasional, penyebaran virus ini juga udah sampai ke Amerika. The Centre of Disease Control and Prevention menyatakan kalau ada 241 orang yang lagi diperiksa. Hasilnya, ada 11 orang yang dinilai positif terjangkit virus ini.

Kalau kamu dengar kabar kayak begini, apa yang kamu lakukan?

Kita yakin kalau pasti ada himbauan dari pemerintah untuk melakukan vaksinasi. Pasti kamu ikut demi mencegah virus itu menyebar.

Tapi, masyarakat Amerika nggak begini. Alih-alih mau percaya, mereka menolak keras informasi apapun yang diberitakan oleh pemerintah dan pihak medis. Alasannya sih kemungkinan mereka udah capek dan muak dengan berita di social media.

Sekedar info aja, Amerika nggak sekali ini aja ada kasus berat kayak begini. Tahun 2014 lalu, Amerika juga udah gonjang-ganjing dengan issue virus Ebola. Twitter lah yang bertanggung jawab terhadap penyebaran hoax kala itu.

Virus Corona Penyebarannya di Facebook dan Social Media

Hoax Ebola 2014 Penyebarannya di Facebook dan Social Media

Dan yang bikin kita geregetan itu, kabar-kabar hoax 70% lebih cepat menyebar daripada kabar yang asli. Atas dasar inilah, nitizen Amerika sekarang lebih nggak percaya sama social media dan pemerintah.

Corona Virus: Gimana Tindakan Pemerintah?

Menurut kita sih, Indonesia nggak begitu terpengaruh dengan adanya hoax ini di social media. Tapi beda banget dengan penduduk Amerika. Mereka seakan nggak percaya lagi dengan pemerintah dan lembaga kesehatan manapun.

Bahkan mereka langsung melakukan gerakan menolak vaksinasi. Gerakan ini justru bikin pemerintah kalang kabut. Mereka takut kalau bakal ada lebih banyak korban yang berjatuhan akibat mengabaikan info ini.

Dengan begini, pemerintah dan instansi kesehatan nggak boleh putus asa. Justru dengan fakta ini, pemerintah dan medis harus meluangkan waktu yang lebih banyak untuk melakukan penyuluhan secara langsung.

Penyuluhan ini harus dilakukan dengan cepat agar semua nggak terlambat.

Cara Menghadapi Hoax Masa Depan

Kita pikir sih sulit banget kalau harus membatasi social media ya. Pengaruhnya juga besar banget buat para pengguna. Jika sewaktu-waktu social media dibatasi demi mencegah perluasan hoax, korban yang nggak semestinya juga bakal terkena imbas.

Contoh, akun-akun jualan, online shop, sampai fans-fans K-Pop pasti nggak bisa memperoleh akses untuk pakai social media mereka. Bukannya menyelesaikan masalah, justru menambah masalah.

Virus Corona Penyebarannya di Facebook dan Social Media

AI Phot Detector – Virus Corona Penyebarannya di Facebook dan Social Media

Nah dengan begini, ada tindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintah dan pihak penyedia social media. Contoh, Facebook, Instagram, Google dan social media lain harus bisa bikin sistem AI atau Artificial Intelligence untuk mendeteksi tiap konten yang diupload.

Terus, kamu nggak boleh menyerahkan semua tugas ini ke Artificial Intelligence. Kamu dituntut untuk inisiatif dan melakukan gerakan cerdas dengan meneliti lebih dalam tentang informasi yang tersebar di social media. Jangan malah bikin panik karena ‘latah’ dan langsung menyebarkan issue itu tanpa diteliti.

Selain itu, perlu juga buat selalu update info terbaru tentang issue yang lagi trending. Bisa jadi oknum-oknum nggak bertanggung jawab itu justru bikin berita hoax untuk menaikkan popularitas biar mereka viral.

Kesimpulan

Ternyata bahaya banget kan efek social media yang nggak digunakan dengan sebaiknya. Berita yang semula baik-baik aja bakal jadi trending dan nyeleweng kemana-mana akibat ulang tangan nggak bertanggung jawab.

Tentu kita sebagai generasi muda yang nggak pernah bisa lepas dari social media rentan banget kena pengaruh negatif dari informasi hoax ini. Berita hoax itu kayak virus PC. Jadi, biar kamu harus berlaku kayak antivirus PC terbaik biar info yang masuk selalu benar dan update.

So, mungkin ini aja sih ya sharing kita buat saat ini. Pesan kita sih satu aja, pastikan buat selalu hati-hati di social media. Selalu teliti dulu info update yang kamu dapatkan dari sumber manapun. Dan cross-check info itu dengan info dari sumber yang kredibel.

Digitek.id menyediakan info yang kredibel berdasarkan sumber terpercaya. Apapun tentang dunia digital dan teknologi bisa kamu dapatkan disini. So, jangan lupa subscribe email newsletter kita buat perkembangan terbaru dari dunia informasi ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *