Cara Instal Custom ROM di Android

By Digitek

Siap merevitalisasi ponsel atau tablet Androidmu? Dengan mem-flash custom ROM, kamu bisa menjaga perangkat tetap update dan menambahkan berbagai macam fitur baru.

Custom ROM dapat memperbarui perangkat lama, mendapatkan fitur privasi dan keamanan terbaru, atau hanya memberikan tampilan yang lebih segar pada ponselmu. Caranya mudah selama kamu mengikuti instruksi di bawah ini.

Sebelum Mulai Penginstalan

Kamu perlu melakukan beberapa persiapan sebelum dapat memulai penginstalan, diantaranya :

  • Kamu membutuhkan custom recovery. Ini adalah bagian kecil dari software yang digunakan untuk membuat cadangan dan mem-flash ROM. Dalam panduan ini, kita menggunakan TWRP. Custom recovery akan sering dipasang saat melakukan root.
  • Unlock bootloader. Sebagian besar ponsel dikirimkan dengan lock bootloader, dan kamu harus membukanya sebelum dapat menimpa file sistem.
  • Aktifkan opsi USB Debugging. Kamu bisa menemukan opsi untuk mengaktifkan debugging USB di panel Opsi pengembang (Developer options) pada ponselmu.
  • Nonaktifkan Setting Security. Sebaiknya nonaktifkan pengaturan keamaan ponsel sebelum kamu mem-flash ROM, terutama jika menggunakan fingerprint.
  • Cadangkan data. Kamu perlu membuat cadangan lengkap selama proses flashing. Kamu bisa menggunakan aplikasi Titanium Backup yang bisa diunduh pada Play Store. Ini membutuhkan root.
  • Isi daya ponsel sampai penuh atau lakukan sambil men-charger ponselmu. Jangan sampai kehabisan daya di tengah proses flashing ROM

Download Custom ROM

Yang pertama dan paling utama, kamu membutuhkan custom ROM. Penting untuk memastikan kamu mendapatkan software yang kompatibel dengan model ponselmu.

Jangan melakukan hal konyol seperti mem-flash ROM Motorola di ponsel Samsung. Tetapi jika kamu memiliki ponsel Samsung versi AS, kamu mungkin mendownload file yang dirancang untuk ponsel Samsung versi internasional karena tidak sengaja.

Tapi sebenarnya keduanya diklasifikasikan sebagai ponsel yang berbeda. Jadi, pastikan untuk mengunduh custom ROM yang tepat.

ROM akan diunduh sebagai file .zip. Simpan di suatu tempat di penyimpanan internal ponselmu. Dengan sebagian besar ROM, kamu mungkin juga perlu mengunduh aplikasi Google (GApps) dalam zip terpisah.

Cara Instal Custom ROM di Android

Cara yang lebih disukai banyak orang untuk mem-flash ROM adalah dengan melakukannya secara manual melalui custom recovery. Meskipun ada beberapa aplikasi di Play Store yang akan mengotomatiskan prosesnya, cara manual menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Itu karena kamu akan mendapatkan kendali penuh atas prosesnya. Jadi, jika ada yang tidak beres, kamu bisa untuk membatalkan pemasangan. Langsung saja, berikut langkahnya.

Boot ke Recovery

  • Pastikan sudah menginstal TWRP, lalu matikan telepon dan boot ke recovery. Cara melakukannya berbeda di setiap ponsel, tetapi biasanya dengan menekan kombinasi tombol daya dan tombol volume, lalu ikuti petunjuk di layar.

Flash ROM

Setelah TWRP diluncurkan, kamu untuk mulai mem-flash ROM. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buat Backup Nandroid. Ini penting digunakan untuk memulihkan telepon ke kondisi sebelumnya atau untuk memulihkan dari masalah apa pun. Buka Backup dan pilih file mana yang ingin disimpan.

 

  • Swipe bar untuk memulai, lalu tunggu beberapa menit hingga proses backup selesai.
  • Kembali ke home screen dan pilih Wipe. Pilih untuk me-restart ponsel (itu tidak akan menghapus penyimpanan internal).

Langkah ini opsional, tetapi tidak melakukannya, bisa menyebabkan error pada ROM (ini disebut dirty flash). Kamu seharusnya tidak menghapus jika hanya ingin mengupgrade ke versi yang lebih baru dari ROM yang sama.

  • Kembali ke home screen TWRP dan pilih Instal. Navigasikan ke lokasi menyimpan ROM (file zip).
  • Ketuk file zip untuk memilihnya, lalu swipe bar untuk mulai menginstal. Prosesnya mungkin memakan waktu beberapa menit.

Cara Instal Custom ROM di Android

  • Setelah selesai, ulangi langkah lima dengan zip GApps jika perlu.

Cara Instal Custom ROM di Android

  • Sekarang, reboot ponsel.

Jangan panik jika mengalami stuck di layar karena boot pertama setelah mem-flash ROM biasanya memakan waktu sedikit lebih lama dari biasanya.

Setelah mengambil cadangan android, kamu bisa memulihkannya untuk untuk mengaktifkan dan menjalankan ponsel dengan cepat.

Setelah ponsel di-restart, kamu perlu memulihkan data dan aplikasi (dengan asumsi kamu menghapus data seperti yang diuraikan di atas), dan masuk ke semua layanan sekali lagi.

Sebagian besar ROM sudah di-root sebelumnya, jadi jika menggunakan Titanium Backup, itu akan berfungsi tanpa langkah tambahan apa pun. Sekarang kamu siap untuk menikmati software baru.

Pilih ROM untuk Memulai

Yang kamu butuhkan sekarang adalah menemukan ROM yang layak untuk diuji. LineageOS adalah yang paling populer, dan memiliki versi resmi dan tidak resmi untuk jumlah perangkat terbanyak. Dengan tampilan Android bawaannya, ini adalah tempat terbaik untuk memulai.

Kamu juga menjelajahi forum XDA untuk menemukan custom ROM yang bagus. Selama menyimpan cadangan Nandroid terbaru, tidak ada salahnya menguji beberapa ROM sampai menemukan yang tepat.

Penutup

Cara menginstal custom ROM di Android mungkin tampak menakutkan pada awalnya, tetapi begitu memahami langkah-langkahnya, cukup mudah.  Custom ROM akan membuka ponsel ke dunia kustomisasi yang baru dan juga menyenangkan untuk dijelajahi.

Ia bahkan dapat menghemat uangmu dalam jangka panjang karena bisa mendapatkan update OS dan security setelah ponsel berhenti disupport secara resmi.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *