Inilah Film Horor Yang Membuat Stephen King Ketakutan Setengah Mati

2 minggu lalu, by digitek

Film Horor Yang Ditakuti Stephen King

Siapa sangka kalau ovelis horor legendaris, Stephen King, bisa ketakutan setengah mati dengan film horor?

Namun faktanya itulah yang terjadi. Berbicara baru-baru ini di episode podcast Dread Central, King mengungkapkan bahwa terlepas ia selalu berani menyaksikan film horor manapun, namun ada satu film yang ia gak bisa tonton hingga selesai.

The Blair With Project

Dan satu film horor yang membuat Stephen King ketakutan setengah mati tersebut, adalah film horor menghebohkan akhor 90an, The Blair Witch Project (1999). King menyaksikan film ini ketika ia terbaring di rumah sakit. Ia terbaring disana setelah tertabrak minivan.

Karena terus terbaring di rumah sakit, putra kandungnya yang telah menyaksikan The Blair Witch Project, membawa video VHS filmnya agar sang ayah bisa menyaksikannya. Sang putra bisa dipastikan awalnya merasa yakin kalau sang ayah akan suka.

Ya bagaimana tidak? Sekali lagi seorang Stephen King adalah juga yang sukses membuat kita selalu ketakutan setengah mati dengan kisah-kisah mengerikannya tersebut. Tapi ironisnya, kenyataan yang terjadi justru bebalik 180 derajat.

Spesifiknya, baru setengah jalan, ia langsung meminta anaknya untuk mematikan film karya Daniel Myrick dan Eduardo Sanchez ini. King mengaku kalau filmnya terlalu seram atau dalam bahasanya, “too freaky”.

Seram dan Menghebohkan

Dan kami sendiri juga setuju dengan penilaian King ini. The Blair Witch Project memang merupakan salah satu film terseram yang pernah ada. Dan hal ini dikarenakan konsep sekaligus tampilan filmnya.

The Blair Witch Project menerapkan konsep “found-footage” atau kalau banyak orang sini bilang, film dokumenter. Penerapannya serupa seperti franchise film horor hit, Paranormal Activity, REC, dan beberapa film serupa lainnya.

Dikarenakan film ini dirilis di tahun 1999 yang notabene, kala itu genre found-footage masih super jarang, The Blair Witch Project kala itu menjadi kehebohan tersendiri. Bahkan mereka pun yang tidak suka film pun menjadi ikutan heboh sendiri.

Karena kala itu banyak yang menyangka kalau film ini memang sungguhan terjadi alias, yang kita saksikan memang rekaman asli 3 siswanya yang hilang secara gaib itu. Padahal semuanya memang hanya ide brilian Myrick dan Sanchez saja.

Mempopulerkan Genre Found-Footage

Nah dikarenakan hal tersebut, alhasil The Blair Witch Project hingga sekarang, dianggap sebagai film yang mempopulerkan genre found-footage. Bagi yang mungkin kurang paham, found footage adalah genre film yang ditampilkan ala seperti hasil temuan rekaman handycam atau jenis kamera lainnya.

Genre inilah yang juga diterapkan di franchise Paranormal Activity, REC, dan sebagainya. Walau secara teknis film found-footage horor populer pertama adalah si kontroversial, Cannibal Holocaust (1980), namun tetap saja yang super mempopulerkan adalah The Blair Witch Project.

Tanpa film ini, dijamin Paranormal Activity dan yang sejenis lainnya, gak akan pernah terjadi dan sukses seperti sekarang.

Tentang The Blair Witch Project

Sebagai kilas balik saja atau memang kamu adalah salah satu yang belum nonton, The Blair Witch Project mengisahkan 3 siswa jurusan perfilman, Heather (Heather Donahue), Mike (Michael C. Williams), dan Josh (Joshua Leonard) yang mendapatkan tugas untuk membuat film dokumenter.

Dokumenternya membahas legenda mengerikan mengenai Blair Witch yang terjadi di Burkitsville, Maryland. Legenda Blair Witch pada dasarnya mengisahkan legenda urban kematian 7 anak yang dilakukan oleh seorang pemuja cult.

Ia menculik lalu membunuh mereka dengan korban-korbannya berdiri di pojok menghadap tembok. Awalnya terlepas mengerikan, mereka menganggap semuanya adalah resiko. Namun seiring berjalannya film, peristiwa mengerikan legenda Blair Witch tersebut, juga dialami ketiganya.

Terlepas memang ending-nya sangat gantung, tapi seperti yang Stephen King katakan, The Blair Witch Project, sangat tegang dan merinding banget dari awal hingga akhir. Tampilan dan erasa realistisnya sangat terasa. Kalau kamu belum nonton, rugi banget deh!

Sekarang, bagaimana nih pendapatmu dengan kabar unik ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *